BERITA +62 - Jakarta - Penyanyi religius Haddad Alevi diusir oleh massa dalam pidatonya di babak kedelapan Habib Abdullah bin Zain Al-Attas di Sukabumi, Jawa Barat. Abdul Mu'ti, Sekretaris Jenderal Muhammadiyah, menyatakan penyesalannya atas sanksi tersebut.
"Saya merasa sangat prihatin dengan kecelakaan keramahtamahan Al-Haddad," kata Abd al-Mo'ti dalam pesan singkatnya kepada Sicom, Sabtu (21/12/2016).
Bahkan Abdel-Moati bertanya tentang keberadaan aparat keamanan pada saat kecelakaan itu. Dia mengatakan bahwa pasukan keamanan harus mundur ketika para penggemar memaksa Al-Haddad Alawi ke atas panggung.
"Praktek bermain hakim sendiri harus dihentikan oleh dinas keamanan"
Menurut bukti Haddad, pengusiran itu diragukan karena Al-Haddad Alawi mengangkat tangannya selama kunjungan. Haddad adalah peserta dalam representasi simbol-simbol Syiah.
Menurut Abdel-Moaty, Goodwill adalah amal yang baik. Dia mendesak masyarakat untuk tidak mengaitkan Al-Haddad dengan doktrin Syiah.
"Jangan mengikat beberapa orang," katanya.